ANIMATION

Daftar 10 Anime Mahou Shoujo yang Perlu Masuk Watchlist Kamu!

By : Rafly Nugroho | November 15, 2018

Ada banyak sekali genre dan konsep cerita yang bisa kamu temukan di anime. Dari beragam banyak genre, Mahou Shoujo atau Magical Girl menjadi salah satu genre anime yang sangat ikonik dari masa ke masa. Beberapa anime dengan genre ini juga menjadi kenangan nostalgia bagi para pecinta anime di Indonesia seperti Sailor Moon dan Cardcaptor Sakura.

Ternyata genre Mahou Shoujo ini juga memiliki peran penting di industri anime di Jepang, lho! Sekitar sebelum era 60an, karakter cowok selalu digambarkan sebagai karakter utama dan menjadi pahlawan. Tetapi kemudian, anime Sally the Witch (Mahoutsukai Sally) muncul di tahun 1966 dengan menampilkan karakter utama seorang cewek dengan kekuatan ajaib yang menjadi pahlawan. Anime ini kemudian digadang-gadang sebagai pelopor genre Mahou Shoujo, yang menampilkan karakter cewek sebagai karakter utama.

© Hikari Pro – Toei Animation

Setelah Sally, barulah muncul anime lain dengan cerita kepahlawanan seorang gadis penyihir yang melawan para penjahat. Banyaknya anime Mahou Shoujo yang muncul kemudian membuat genre ini semakin terus berkembang. Pada awalnya anime dengan genre ini hanya menampilkan satu karakter cewek dengan kekuatan ajaib, namun lambat laun muncullah anime yang menampilkan sepasukan cewek ajaib ala Power Rangers, lengkap dengan adegan henshin juga. Dari sekian banyaknya anime Mahou Shoujo yang muncul, kira-kira apa saja ya anime yang menarik untuk ditonton? Nah, berikut ini POPCON Asia telah merangkum apa saja 10 judul anime Mahou Shoujo yang menarik untuk diikuti.

  1. Cutie Honey

©Go Nagai/Dynamic Planning-Project CHU

Seri ini merupakan salah satu seri Mahou Shoujo yang berpengaruh di Jepang karena berani menampilkan unsur kekerasan, seksualitas, dan beberapa humor yang terkesan dewasa. Meski begitu, salah satu hal yang membuat seri ini menjadi seri yang berpengaruh adalah karena Cutie Honey diciptakan oleh Go Nagai, kreator seri Mazinger Z dan Devilman yang disebut-sebut sebagai “Bapak Super Robot Dunia.”

Seri Cutie Honey ini menceritakan seorang gadis android bernama Honey Kisaragi yang bisa berubah menjadi gadis pahlawan berambut merah dengan nama Cutie Honey. Dengan kekuatan yang dimilikinya, Cutie Honey selalu berusaha untuk menumpas kejahatan dan membasmi organisasi jahat yang selalu mengancam dunia. Hal yang paling ikonik dari seri ini adalah adegan henshin yang ditampilkan secara sensual lengkap dengan kalimat “Honey Flash!” yang sangat khas.

Selain kontennya yang sangat “berani” dan pengaruh dari kreatornya yang melegenda, Cutie Honey juga menjadi seri Mahou Shoujo yang tidak lekang oleh zaman. Seri ini bisa tetap eksis karena terus dikembangkan menjadi berbagai versi dari pertama kali muncul di tahun 1973 hingga sekarang. Cutie Honey pertama kali muncul sebagai manga dan anime di tahun 1973, kemudian diperbarui di tahun 1990, 2004, 2007, hingga pada bulan April 2018 Go Nagai mempersembahkan versi terbaru dari seri Mahou Shoujo ini dengan judul Cutie Honey Universe.

  1. Minky Momo

© PRODUCTION REED 1982

Begitu mendengar judul anime ini, sepertinya beberapa dari kita akan langsung terbawa ke nostalgia karena seri ini sempat tayang di Indonesia. Di Jepang seri anime ini dirilis dengan judul Mahou no Princess Minky Momo (Magical Princess Minky Momo). Seri anime ini diproduksi oleh Production Reed (sekarang Ashi Production) dengan cerita karangan Takeshi Shudo dan disutradarai oleh Kunihiko Yuyama.

Seri anime ini mengisahkan tentang Momo, seorang putri dari dunia mimpi Fenarinarsa yang ada di langit. Suatu ketika dunia Fenarinarsa menghilang dari orbit Bumi karena para penduduk Bumi telah kehilangan impian dan harapan. Kemudian Raja dan Ratu Fenarinarsa mengirim anak mereka Momo ke Bumi untuk menolong orang Bumi mendapatkan kembali impian dan harapan mereka agar Fenarinarsa bisa muncul kembali di Bumi. Saat di Bumi, Momo memiliki sosok anak-anak yang memiliki kekuatan bisa berubah menjadi orang dewasa dengan berbagai pekerjaan seperti polisi, pramugari, pemain sepak bola, dan lainnya.

Minky Momo menjadi salah satu anime Mahou Shoujo yang cukup dikenal di Jepang karena anime ini tayang sepanjang 63 episode, kemudian berlanjut menjadi beberapa OVA, dikembangkan menjadi sekuel, serta diadaptasi menjadi manga. Di tahun 2005, anime Minky Momo menempati peringkat ke-70 di daftar anime paling populer. Namun satu hal yang membuat anime ini menjadi fenomenal adalah karena di episode ke-46 menampilkan adegan tragis yang menimpa sang karakter utama. Adanya adegan ini membuat orang-orang berpikir bahwa kisah Magical Girl yang terkesan “feminim” dan “kenakanan” juga bisa memiliki nuansa tragis.

  1. Creamy Mami

© Pierrot

Setelah perilisan anime Minky Momo di tahun 1982, satu tahun berikutnya di tahun 1983 studio animasi Pierrot merilis seri anime Mahou Shoujo berjudul Creamy Mami. Seri anime ini disutradrai oleh Osamu Kobayashi yang juga pernah menyutradarai seri anime Kimagure Orange Road. Anime ini tayang sepanjang 52 episode dari tanggal 1 Juli 1983 hingga 29 Juni 1984.

Anime ini menceritakan seorang gadis berusia 10 tahun dengan nama Yu Morisawa. Suatu hari ia melihat ada pesawat luar angkasa yang melintas dan ia pun dibawa masuk ke pesawat tersebut. Di sana ia membantu Pino-Pino menemukan bulu bintang. Sebagai rasa terima kasih, Pino-Pino memberi Yu Morisawa tongkat ajaib yang bisa mengubahnya menjadi gadis berusia 16 tahun selama 1 tahun.

Setelah itu ia berjalan-jalan di kota tempat tinggalnya sebagai seorang remaja, dan tiba-tiba diajak untuk bernyanyi di sebuah acara TV. Dengan kekuatan sihir yang dimiliki, ia langsung menjadi seorang idol terkenal dengan nama Creamy Mami. Selain menjadi idol, ia juga harus melawan para penjahat dengan kekuatan sihir yang ia miliki.

Anime Creamy Mami ini ternyata disebut-sebut sebagai anime yang mempelopori strategi marketing “Media Mix”.  Dalam anime ini diceritakan bahwa sang karakter utama memiliki pekerjaan sebagai seorang idol. Ternyata seiyuu (pengisi suara) dari karakter utama tersebut adalah seorang idol yang baru saja debut di dunia idol dan sebagai seiyuu di anime tersebut. Lagu yang dinyanyikan oleh karakter Creamy Mami menjadi single pertama dari Takato Ohta, sang idol baru yang menjadi seiyuu karakter Creamy Mami. Dengan ini, anime Creamy Mami mempromosikan Takato Ohta sebagai seorang idol dan Takato Ohta mempromosikan anime Creamy Mami melalui lagu yang ia nyanyikan. Alhasil anime Creamy Mami pun menjadi populer dan Takato Ohta juga menjadi terkenal sebagai seorang idol.

  1. Sailor Moon

“Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu!” Kalau membahas anime Mahou Shoujo, so pasti kata-kata itu yang akan langsung muncul di ingatan kita. Yap, apalagi kalau bukan anime Sailor Moon yang sempat tayang di tv lokal di era 90’an. Anime ini diangkat dari komik karangan Naoko Takeuchi yang diserialisasikan di majalah komik Nakayoshi. Episode pertama anime ini rilis di tanggal 7 Maret 1992.

Berbeda dari anime Mahou Shoujo yang ada, Sailor Moon mengusung konsep Mahou Shoujo sebagai sebuah pasukan seperti halnya Power Rangers. Anime ini bercerita tentang seorang remaja bernama Usagi Tsukino yang mendapat kekuatan ajaib dari seekor kucing hitam bernama Luna. Dengan kekuatan tersebut, ia pun berusaha menumpas kejahatan bersama teman-temannya sebagai sesama Mahou Shoujo.

Sejak pertama kali dirilis, seri anime dan komik Sailor Moon langsung menjadi satu judul yang sangat populer di Jepang. Pada tahun 1993, komik karangan Naoko Takeuchi ini berhasil memenangkan Kodansha Manga Award untuk kategori Shoujo. Kemudian di akhir tahun 1995, buku komik Sailor Moon telah berhasil terjual lebih dari satu juta kopi di Jepang saja. Tidak hanya di Jepang, Sailor Moon juga berhasil meraih popularitas secara internasional. Pada tahun 2012, komik ini tercatat telah terjual sebanyak 35 juta kopi di lebih dari 50 negara dan meraup keuntungan hingga $5 juta (sekitar lebih dari 75 Milyar Rupiah) dari penjualan merchandise. Anime Sailor Moon juga dirilis lagi dengan gaya yang lebih modern dengan judul Sailor Moon Crystal.

Selain dari sisi keuntungan, seri Sailor Moon ini juga menjadi seri anime yang paling berpengaruh dari era 90’an karena seri ini membawa perubahan besar di industri anime. Setelah munculnya Sailor Moon, banyak anime bertema Mahou Shoujo lain yang mengangkat konsep plot yang terinspirasi dari Sailor Moon. Konsep Mahou Shoujo yang semula hanya menampilkan satu karakter utama mulai bergeser ke arah kemunculan sepasukan Mahou Shoujo ala Power Ranger. Nuansa ala Power Rangers ini semakin diperkuat dengan adanya adegan “henshin”, serta masing-masing karakter yang memiliki “warna” sendiri-sendiri.

  1. Cardcaptor Sakura

© CLAMP · Shigatsu Tsuitachi CO., LTD. / Kodansha

Selain Sailor Moon, satu seri anime Mahou Shoujo lain yang paling memorable bagi para penggemar anime di Indonesia adalah Cardcaptor Sakura. Seri anime ini diangkat dari komik shoujo karangan grup bernama CLAMP yang terbit pada tahun 1996. Adaptasi seri anime sebanyak 70 episode ini dikerjakan oleh studio animasi Madhouse dengan arahan sutradara Morio Asaka.

Seri Cardcaptor Sakura mengisahkan tentang seorang anak berusia 10 tahun dengan nama Sakura Kinomoto. Suatu hari secara tak sengaja Sakura melepaskan sekumpulan kartu ajaib bernama Clow Cards dari buku yang ia temukan di rumahnya. Kemudian dari buku itu muncul sang penjaga Clow Cards yang bernama Cerberus. Cerberus lalu meminta Sakura untuk mengembalikan semua kartu tersebut kembali ke tempatnya semula. Tetapi mengembalikan seluruh Clow Cards tidaklah mudah, Sakura harus bertarung melawan beragam kekuatan sihir yang dimiliki oleh Clow Cards tersebut.

Cardcaptor Sakura menjadi salah satu seri anime yang ga boleh banget dilewatkan kalau kamu lagi mau cari anime Mahou Shoujo. Selain adanya feel “nostalgic” karena anime ini sempat tayang di channel tv lokal, plot cerita dari seri ini juga sangat menarik untuk diikuti. Di Jepang sendiri anime ini ternyata sangatlah populer. Pada tahun 1999 seri anime ini mendapat penghargaan sebagai anime terbaik dari ajang Animage Grand Prix Award. Meskipun anime ini memang dikenal sebagai “anime jadul” bagi sebagian fans anime di Indonesia, tetapi ternyata belum lama ini seri Cardcaptor Sakura merilis anime terbarunya loh! Pada awal tahun 2018 komik sekuel dari seri ini yang berjudul Cardcaptor Sakura: Clear Card diangkat menjadi anime sepanjang 22 episode. Buat kalian yang mengaku fans Sakura dan Syaoran atau hanya ingin berasa nostalgia sedikit, boleh banget coba nonton anime baru Cardcaptor Sakura: Clear Card nih!

  1. Pretty Cure

© ABC-A · Toei Animation

Kalau di era 90’an Sailor Moon menjadi seri anime Mahou Shoujo yang paling ikonik, maka di era 2000’an ada franchise Pretty Cure yang diciptakan oleh Asahi Broadcasting Corporation, Asatsu-DK dan Toei Animation. Franchise ini pertama kali hadir dengan merilis anime pertamanya yang berjudul Futari wa Pretty Cure di tahun 2004. Seri pertama Pretty Cure ini juga sempat tayang di salah satu channel tv di Indonesia.

Meskipun dirilis pada tahun 2004, namun franchise ini terus eksis karena judul seri dan movie baru Pretty Cure selalu dirilis setiap tahunnya, seperti halnya seri Super Sentai dan Kamen Rider. Selama 15 tahun, franchise ini sudah merilis lebih dari 700 episode seri anime yang tayang di TV. Tidak hanya itu, Pretty Cure juga menjadi franchise dengan karakter Mahou Shoujo paling banyak. Pada tanggal 27 Oktober 2018, buku rekor Guinness World Record bahkan memberikan rekor dunia kepada movie terbaru PreCure sebagai “Anime yang Menampilkan Karakter Mahou Shoujo Paling Banyak dalam 1 Film”.

Selain dikembangkan menjadi seri baru dan movie baru di setiap tahunnya, franchise Pretty Cure juga dikembangkan menjadi berbagai macam merchandise yang menjadi barang incaran wajib bagi anak-anak fans PreCure di Jepang. Pada bulan Juni 2018, seri PreCure tercatat telah mendapatkan penghasilan sebesar 627,824 Milyar Yen atau sekitar lebih dari 83 Milyar Rupiah hanya dari penjualan merchandise saja. Penasaran kenapa franchise PreCure menjadi salah satu franchise Mahou Shoujo yang terus bertahan dan tetap laris hingga 15 tahun? Mungkin kamu perlu luangkan sedikit waktu untuk coba menontonnya.

  1. Magical Girl Lyrical Nanoha

© Nanoha Project

Selain Pretty Cure, di tahun 2004 seri anime Magical Girl Lyrical Nanoha juga dirilis dan menjadi salah satu anime Mahou Shojo paling ikonik di era 2000’an hingga sekarang. Seri ini awalnya dirilis sebagai sebuah alternate universe spin-off dari seri Triangle Heart. Seri anime ini pertama kali diproduksi oleh studio animasi Seven Arcs dengan arahan sutradara Akiyuki Shinbo.

Seri anime ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Nanoha Takamachi yang bertemu dengan seorang penyihir bernama Yuno Scrya. Yuno adalah penyihir yang datang dari dimensi lain untuk mengumpulkan artefak kuno bernama Jewel Seeds yang ada di Bumi. Namun karena Yuno mengalami kecelakaan saat mengumpulkan Jewel Seeds, ia meminta bantuan kepada Nanoha untuk melanjutkan tugasnya. Untuk menyelesaikan tugas tersebut, Yuno memberikan sebuah “Intelligent Device” bernama Raising Heart kepada Nanoha.

Anime ini dianggap membawa sesuatu yang baru dan beda dalam genre Mahou Shoujo karena menampilkan penggunaan teknologi sebagai pengganti “kekuatan sihir” yang biasa muncul di anime Mahou Shoujo. Selain itu banyak juga yang menyebut bahwa anime Magical Girl Lyrical Nanoha ini menampilkan konflik sosial yang lebih realistis dibanding anime Mahou Shoujo lainnya. Popularitas anime ini juga mampu melejitkan nama seiyuu dan penyanyi anisong Nana Mizuki. Dalam anime ini Nana Mizuki mengisi suara karakter Fate Testarossa sekaligus membawakan lagu opening berjudul “Innocent Starter”. Perilisan single “Innocent Starter” ini mendapat respons yang sangat baik di Jepang dan masuk ke dalam 10 besar tangga lagu Oricon. Sejak saat itu, setiap lagu baru dari Nana Mizuki mendapat respons yang sangat baik. Selain “Innocent Starter”, Nana Mizuki juga menyanyikan lagu berjudul “Eternal Blaze” untuk anime ini. Lagu “Eternal Blaze” ini bahkan berhasil menembus posisi ke-2 di tangga lagu Oricon dan menjadi lagu anisong yang paling dikenal hingga sekarang.

  1. Puella Magi Madoka Magica

© Magica Quartet

Pada tahun 2011, Akiyuki Shinbo yang pernah menyutradarai seri anime Magical Girl Lyrical Nanoha menghadirkan seri anime Mahou Shoujo baru berjudul Puella Magi Madoka Magica. Seri anime ini merupakan sebuah seri anime original yang diproduksi oleh Aniplex, studio animasi Shaft, dan penerbit Houbunsha. Cerita dalam anime ini ditulis oleh Gen Urobuchi, komikus Ume Aoki yang membuat komik Hidamari Sketch juga terlibat membuat desain karakter di anime ini.

Anime ini bercerita tentang siswi SMP bernama Madoka Kaname yang bertemu dengan makhluk misterius berbentuk kucing putih yang bernama Kyubey. Kyubey berkata kepada Madoka bahwa ia bisa mengabulkan permintaan apapun dengan syarat Madoka bersedia mengikat kontrak dengan Kyubey dan menjadi seorang gadis penyihir. Madoka pun menyetujuinya, dengan kekuatan sihir yang dimiliki ia ditugaskan oleh Kyubey untuk melawan para “Witch” yang datang mengancam. Namun salah satu gadis penyihir bernama Homura Akemi datang dan mencoba menghentikan langkah Madoka.

Puella Magi Madoka Magica disebut-sebut sebagai anime Mahou Shoujo yang menampilkan sesuatu yang sangat berbeda dibanding anime Mahou Shoujo lainnya. Jika anime Mahou Shoujo pada umumnya tampil dengan kesan ceria dan penuh warna seperti Sailor Moon, anime ini justru tampil dengan kesan kelam. Nuansa yang kelam ini bahkan membuat beberapa orang menyebut anime ini sebagai sebuah dekonstruksi terhadap genre Mahou Shoujo.

Tingginya popularitas dari seri anime ini membuat anime ini terus dikembangkan ke dalam bentuk media lain. Setelah seri animenya dirilis, anime ini diangkat menjadi 3 seri film anime layar lebar. Selain film, anime ini juga melahirkan berbagai macam komik spin-off. Penerbit Houbunsha bahkan merilis majalah yang didedikasikan khusus untuk seri ini dengan judul Manga Time Kirara Magica.

  1. Senki Zesshou Symphogear

© Project Symphogear

Sedang mencari anime Mahou Shoujo yang bisa membuat semangat membara bagaikan menonton anime sci-fi penuh action? Sepertinya Senki Zesshou Symphogear bisa menjadi jawaban bagi pencarianmu. Seri anime ini diproduksi oleh studio animasi Satelight dengan cerita karangan Akifumi Kaneko dan pertama kali dirilis pada tahun 2012. Season pertama anime ini disutradarai oleh Tatsufumi Ito, kemudian pada season kedua dan seterusnya disutradarai oleh Katsumi Ono.

Anime ini bercerita tentang gadis bernama Hibiki Tachibana yang diserang oleh monster misterius bernama Noise saat menonton konser duo idol Zwei Wing. Melihat kejadian itu, Tsubasa Kazanari dan Kanade Amo, anggota duo idol Zwei Wing langsung berusaha menyelamatkan Hibiki. Kedua idol tersebut ternyata bukanlah gadis biasa, dengan menggunakan armor khusus bernama Symphogear dan kekuatan musik, mereka bisa mengalahkan para Noise. Dalam upaya menyelamatkan Hibiki, Kanade terkena serangan Noise dan tidak bisa menyelamatkan diri. Kemudian serpihan armor Symphogear yang ia kenakan tertancap ke dada Hibiki. Tidak hanya membawa luka parah kepada Hibiki, serpihan armor Symphogear Gungnir tersebut kelak akan membangkitkan kekuatan Hibiki sebagai salah satu pengguna Symphogear.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, satu alasan kenapa anime ini menjadi seri anime yang ga boleh banget dilewatkan bagi kamu yang mencari anime Mahou Shoujo adalah karena anime ini benar-benar tampil dengan sangat “over the top”. Jika anime Mahou Shoujo biasanya mengutamakan sisi yang sangat “girly”, di seri Senki Zesshou Symphogear kamu bakal menemukan sekumpulan gadis bertarung antara hidup dan mati melawan sekumpulan monster dengan bermodalkan armor dan sebuah nyanyian, iya, nyanyian. Menonton anime ini kamu bakalan benar-benar melihat ada cewek melawan monster dengan sengit sambil bernyanyi, dengan suara nyanyian yang terkadang merdu, atau terdengar agak teriak saat si karakter sedang menyerang musuh dengan penuh semangat. Selain itu, adanya penggunaan armor oleh para pasukan gadis yang melawan monster membuat anime Mahou Shoujo ini lebih terlihat sebagai sebuah seri tokusatsu. Nuansa “over the top” dalam anime ini juga ditampilkan melalui beberapa dialog dan adegan yang sangat diluar nalar, absurd, bizzare, namun entah kenapa sangat menarik untuk diikuti baik secara serius atau hanya demi hiburan semata. Bayangkan saja, gunung K2 yang merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia tiba-tiba menjadi gunung tertinggi ke-3 di dunia karena sebagian puncaknya dihantam oleh karakter Chris Yukine.

Anime ini menjadi salah satu seri yang cukup populer di Jepang dan bahkan anime ini diproduksi hingga 5 season (saat ini masih baru ada 4 season yang sudah dirilis). Menariknya lagi, karena menampilkan lagu sebagai “senjata utama”, seri ini juga mengorbitkan para seiyuunya sebagai idol yang merepresentasikan masing-masing karakter. Masing-masing seiyuu karakter utama di seri ini aktif merilis single dari lagu yang dinyanyikan karakter mereka di animenya, seperti apa yang dilakukan oleh Takato Ohta dalam anime Creamy Mami. Nana Mizuki yang sebelumnya membawakan lagu dan menjadi seiyuu di anime Magical Girl Lyrical Nanoha juga ikut berperan sebagai seiyuu dan membawakan lagu untuk anime ini. Para seiyuu di anime ini bahkan sudah sering mengadakan konser khusus Symphogear setiap tahunnya.

  1. Little Witch Academia

© TRIGGER/Yoh Yoshinari/Little Witch Academia Production Committee

Genre Mahou Shoujo sangat tidak bisa dilepaskan dari dua elemen pentingnya yaitu sihir (Mahou) anak perempuan (Shoujo), oleh karena itu satu anime ini menjadi anime yang paling tidak boleh dilewatkan kalau kamu sedang mencari tontonan anime Mahou Shoujo. Little Witch Academia adalah franchise anime karya Yoh Yoshinari dan studio animasi Trigger. Anime ini awalnya dirilis sebagai anime pendek namun terus dikembangkan menjadi sebuah seri dan diadaptasi ke berbagai media.

Seperti yang terlihat dari judulnya, premis dari anime ini mengisahkan tentang sekolah khusus penyihir perempuan (Witch). Anime ini mengisahkan seorang gadis muda bernama Atsuko “Akko” Kagari yang sangat ingin mendalami ilmu sihir setelah terpukau melihat penampilan penyihir berbakat bernama Shiny Chariot. Karena itu, Akko pun mendaftar menjadi murid di akademi sihir Luna Nova. Tetapi ternyata belajar sihir itu tidak semudah yang dibayangkan Akko.

Jika anime Mahou Shoujo lainnya menampilkan formula gadis penyihir-adegan berubah(henshin)-melawan monster, maka Little Witch Academia ini menampilkan sesuatu yang jauh berbeda. Alih-alih tampil dengan formula ala Sailor Moon, anime ini justru lebih terlihat sebagai “Harry Potter jika menjadi anime dan berisi hanya murid perempuan”. Meski tidak seperti Sailor Moon dan anime lainnya di daftar ini, namun Little Witch Academia tetap menampilkan gadis penyihir yang berusaha untuk menggapai impiannya meski banyak sekali rintangan yang menghadang. Kisah bernuansa “coming of age” di anime ini menjadi salah satu hal yang paling menarik dari anime ini. Selain dari segi cerita, animasi yang ada di anime ini juga tampil dengan sangat memukau dan banyak dipuja oleh para fans.

Pada awalnya anime ini dirilis sebagai bagian dari proyek Anime Mirai 2013 yang diadakan sebagai sarana bagi para animator muda untuk menunjukkan karyanya. Setelah itu, anime ini mendapat respons yang baik dan tim produksinya memutuskan untuk membuat anime ini menjadi film anime. Saat memasuki tahap produksi, studio animasi Trigger meluncurkan kampanye crowdfunding di Kickstarter untuk mengajak para fans ikut berpartisipasi dalam produksi film anime ini. Pada tahun 2015 film anime ini pun dirilis dan mendapat respons baik dari fans di berbagai negara. Popularitas seri ini juga menarik minat pihak Netflix untuk berpartisipasi dalam pendistribusian seri anime ini. Akhirnya di tahun 2017, studio Trigger merilis seri anime Little Witch Academia yang juga ditayangkan dalam platform Netflix.

Demikianlah rekomendasi 10 anime Mahou Shoujo yang perlu banget kamu tonton versi Popcon Asia. Mahou Shoujo memang menjadi sebuah genre yang unik dari anime Jepang. Meskipun menampilkan karakter perempuan dengan kesan yang feminim, namun anime Mahou Shoujo juga bisa ditonton oleh penonton cowok kok. Apakah anime Mahou Shoujo favoritmu ada di daftar tersebut? Atau ada judul anime Mahou Shoujo lain yang menurut kamu juga wajib banget ditonton? Langsung saja tuliskan pendapat kamu di kolom komentar di bawah ini ya!

Dirangkum dari berbagai sumber

Copyright 2018 © Popcon Asia
Show Buttons
Hide Buttons