Media

SEJARAH ANIMASI INDONESIA, PART.7: 2016 Bagian Pertama



Posted on Dec 05, 2017

Di sejarah animasi sebelumnya, diketahui bahwa tahun 2014 mencatat banyak animasi yang diproduksi. Tapi ternyata tidak hanya tahun 2014 saja yang menjadi tahun produktif bagi industri animasi Indonesia, tahun 2016 sekiranya memproduksi 14 animasi loh. Simak ulasannya berikut ini!

2016:
Si Unyil sudah tidak lagi berbentuk boneka saja, Produksi Film Negara (PFN) selaku pemegang hak cipta membuat Si Unyil bertransformasi menjadi animasi 3D. Dalam proses pembuatannya, PFN juga membuka audisi untuk mencari pengisi suara karakter-karakter “Petualangan Si Unyil” di Popcon Asia 2016.

Proses pembuatannya melibatkan sejumlah produsen film animasi dan animator yang tergabung dalam AINAKI (Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia). Pembuat konten animasi yang tergabung dalam AINAKI itu terdiri dari Castle Production, TPI Animation Studio, Rumah Animasi Indonesia, Digital Global Maxinema, dan Manimonki Studios.

2016:
KIKO adalah serial animasi anak-anak yang dirilis pertama kali pada 9 Agustus 2014 dan disiarkan di RCTI. Serial animasi ini diproduksi oleh MNC Animation. Diangkat dari cergam kisah Si Kiko dari majalah anak “Just for Kids” sejak bulan Juli 2010. Saat ini KIKO sudah masuk season ke dua dengan jumlah tayangan mencapai 52 episode dimulai dari Maret 2016 dengan durasi 11 menit setiap episodenya. Saat ini produksinya dikontrol langsung oleh Liliana Tanoesoedibjo dan Chief Creative Officer MNC Animation Mr. Seung Hyun Oh dibantu oleh Suhendra Wijaya dan tim MNC Animastion.

2016:
Setelah sukses meraih kategori cerita terbaik pada Inamafest 2016 melalui animasi “Watchenstaad”, Fajar Ramayel mengulang prestasi lagi untuk animasinya berjudul “Lukisan Nafas” di FFI 2017 sebagai Film Animasi Pendek Terbaik. Proses pengerjaan Lukisan Nafas terbilang cukup lama dimulai dari Agustus 2014 sampai Maret 2016.

Lukisan Nafas

2016:
“Teman Kecil” adalah karya animasi dari Yeiy Animation berbentuk serial yang menayangkan lagu anak dan segala hal berbau edukasi anak bersama Somad, Fang Fang, dan Eman. Teman Kecil tayang secara rutin di YouTube Channel Yeiy Animation yang kini memiliki lebih dari 44,000 subsribers. Animasi ini membawa misi yang baik untuk mengedukasi musik anak-anak Indonesia dengan pendekatan animasi.

2016:
Kamtis Babies The Series adalah tayangan animasi dua dimensi untuk anak-anak yang akan hadir setiap Jumat di YouTube. Film animasi untuk anak dari Erix Soekamti ini bercerita tentang petualangan tiga bayi bernama Ar, Er, dan Do yang mengeksplorasi benda-benda di sekitar mereka menjadi komposisi musik.

2016:
Si Bedu Adul adalah serial animasi 3D yang bercerita tentang petualangan anak-anak di kawasan pinggiran kota Jakarta yang multikultural. Karakter anak yang selalu ingin tahu membuat mereka ingin selalu bereksplorasi hingga kadang menimbulkan kehebohan, petualangan, dan keisengan yang lucu. Animasi ini diproduksi oleh Lautan Animasi dan disutradarai oleh Kristiantoro.

2016:
The Chronicle of Java Fire & Ice The Legend of Ajisaka merupakan film animasi 3D kolaborasi studio MSV Picture dan Amikom serta sutradara Tristan Strange dari Selandia Baru. Animasi ini mengambil kisah legenda Jawa, yaitu Ajisaka yang akan dikemas lebih modern. Film yang diproduksi sejak 13 Juni 2013 ini masih berproduksi hingga saat ini dan berganti nama jadi Fire & Ice The Legend of Ajisaka. Scriptwriter: Robert Pawlozki, Art director: Doddy Wisnuwardhana, Line Producer: Hery Soelistia dan dilanjutkan Aryanto Yuniawan dari MSV Pictures.

2016:
Belantara atau Bela Nusantara adalah film animasi yang mengangkat tentang nilai-nilai kepahlawanan. Bertujuan untuk memberikan hiburan yang dapat menyadarkan generasi penerus dalam menghargai nilai-nilai perjuangan para Pahlawan Bangsa. Belantara dikemas dengan format cerita science fiction, yang memancing imajinasi karena memiliki landasan berbasis ilmu pengetahuan. Mengandung unsur lokal yang kuat dari sejarah, kebudayaan Bangsa dan cerita mistis yang menjadi ciri khas dari Indonesia. Produksi Belantara Studio, Theme song di arrange oleh Treehouse Jakarta. Penasaran bisa kunjungi belanusantara.com

2016:
Diva The Series merupakan animasi serial anak yang diproduksi Kastari Animation. Bercerita tentang keseharian Diva dan teman-temannya, Mona, Febi, Tomi, dan Putu. Animasi ini mengajak kita untuk mengenal persahabatan dan juga mengenal keanekaragaman budaya Indonesia karena teman-teman Diva yang berasal dari suku dan agama yang berbeda. Animasi ini juga memiliki pesan positif di setiap episodenya yang ditujukan untuk anak.

2016:
Pasoa & Sang Pemberani adalah karya animasi dari siswa SMK Raden Umar Said (RUS Kudus). Dibimbing para pengajar berpengalaman yang memiliki lisensi dari Autodesk langsung dan dimentori langsung oleh sutradara Walt Disney Animtion Studio, Woody Woodman. Animasi ini juga didanai oleh Sumitomo Mitsui Banking Corporation dan Djarum Foundation. Tayang perdana di SCTV 4 Maret 2017.

2016:
Surat Untuk Jakarta adalah animasi buatan Andre Sugianto, Ardhira Anugrah Putera, dan Aditya Prabaswara yang menjadi berhasil menyabet penghargaan sebagai Animasi Terbaik di Hellofest 2016 dan FFI 2016. Animasi Surat Untuk Jakarta ini pada dasarnya menggambarkan Jakarta dengan segala aktivitasnya yang secara tidak langsung telah menyimpan banyak rasa bagi para penghuninya. Musik latar animasi ini juga dikerjakan oleh Bottle Smoker.

Berikutnya di Sejarah Animasi Indonesia, Part.8: 2016-2017
Nah kira-kira bakal ada karya animasi apa saja yang muncul di tahun 2016 sampai akhir tahun ini? Tunggu pembahasan selanjutnya ya~

Sumber: ANIMAKINI







Popcon Asia

Popcon Asia is the premier pop culture event by Popcon Inc, dedicated to creating awareness of, and appreciation for creative and popular art forms.


Copyright 2017 © Popcon Asia