MOVIE & TV

Poster Film Star Wars: Solo Jiplak Poster Album Musik 2015?

By : Al Dabaran | March 5, 2018

Dalam dunia desain, kadang agak rancu antara menjiplak dan terinspirasi, sampai originalitas yang benar-benar murni jadi tampak langka, apalagi untuk sebuah poster film yang memang ditemui banyak kemiripan antara satu dengan lainnya. Tapi saat film sekelas “Solo: A Star Wars Movie” memiliki serangkaian poster film yang serupa dengan rangkaian album musik yang sudah rilis 3 tahun lalu? Desainernya pun merasa keberatan…

Adalah Hachim Bahous, desainer yang membuat cover album untuk Sony Music Perancis yang kecewa dengan mengatakan, “Saya bangga kalau kualitas kerja saya diakui, tapi ini benar-benar plagiat. Saya belum pernah dimintakan izin, saya harap bisa mendapatkan kredit dan dibayar untuk pekerjaan saya untuk Sony!”

Ngeri ya, diskusi panjang pun terus bermunculan di akun LexiGeek yang pertama kali mengangkat permasalahan ini pada 3 Maret 2018, hanya berjarak 1 hari setelah desainer asal Perancis itu mengungkapkan kekesalannya di Facebook.


Sebagian besar mempertanyakan keaslian desain cover yang dibuat oleh Hachim, sebagian lagi langsung menodong Disney dan BLT Communications yang membuat desain poster “Solo: A Star Wars Movie”.

Situs desain Gizmodo juga sudah mencoba menghubungi kedua pihak tadi, tapi sampai kemarin, 4 Maret 2018, belum mendapatkan jawaban.

Rangkaian poster “Solo: A Star Wars Movie” ini pertama kali dirilis pada 5 Februari 2018, dengan menghadirkan 4 karakter sekaligus: Han Solo, Lando, Qi’ra, dan Chewbacca.


Bahkan LEGO, produsen mainan terkemuka juga sudah membuat desain dengan tema yang sama, dan diunggah di akun twitternya pada 18 Februari yang lalu.

Bagaimana menurutmu tentang kemiripan poster “Solo: A Star Wars Movie” ini? Hanya kebetulan belaka, terinspirasi, atau memang benar-benar pembajakan?

Kalau kamu bingung, kamu bisa menemukan jawabannya langsung di “POPTALK: Lokakarya Hak Cipta” di Universitas Multimedia Nusantara hari Selasa dan Rabu besok, 6-7 Maret 2018. Pembahasannya mulai dari “Hubungan Hak Ciptan dan Hukumnya”, hingga “Pengaruh Hak Cipta dalam Bisnis”. Sehingga kamu tidak perlu takut dan ragu dalam melangkah kalau di suatu hari mengalami kejadian seperti yang dialami oleh Hachim Bahous.

Ada Kak Is Yuniarto kreator Garudayana, pakar hukum dari Klikonsul Kak Fallissa Putri, juga dari MNC Licensing ada Kak Shierly Kosasih. Bisa puas-puasin tanya segala tentang Hak Cipta ke mereka. Ada sertifikat juga lho untuk peserta.

Untuk pendaftaran, kamu bisa langung datang ke lokasi, atau email ke info@popconinc.com. Sampai ketemu besok ya!

Sumber: Gizmodo

Copyright 2018 © Popcon Asia
Show Buttons
Hide Buttons