Media

Doki Doki Literature Club, Menguji Tingkat Stress-mu dalam Kencan Virtual



Posted on Oct 16, 2017

Dari sekian banyak genre game yang beredar, game visual novel menjadi salah satu genre yang cukup digemari, khususnya oleh para penggemar anime dan manga. Genre game ini cukup digemari oleh penggemar anime dan manga karena seringkali menampilkan desain karakter dengan gaya anime yang menarik bagi pemain pria maupun wanita, dan tidak jarang diangkat menjadi serial animasi. Belakangan ini salah satu game visual novel berjudul Doki Doki Literature Club menjadi sorotan para warganet. Tidak hanya berkat desain karakter dan kisah romansa yang menarik, tetapi game ini menjadi sorotan karena digadang-gadang sebagai game visual novel yang cukup mengerikan untuk dimainkan.

Doki Doki Literature Club adalah game novel visual dating-sim yang dirilis oleh Team Salvato pada 22 September 2017. Team Salvato sendiri adalah studio pengembangan game yang diprakarsai oleh Dan Salvato, programmer asal Boise, Idaho yang juga cukup dikenal sebagai pembuat mod 20xx untuk game Super Smash Bros. Dalam game Doki Doki Literatur Club ini Dan Salvato sendiri yang membuat naskah, coding, dan juga musik. Illustrasi karakter game ini dibuat oleh Satchely dan Velinquent membuat background art.

Game ini menceritakan kisah keseharian klub sastra di sebuah sekolah yang beranggotakan 4 karakter perempuan moe dengan kepribadian dan karakter yang unik masing-masing yakni Sayori, Natsuki, Yuri, dan Monika.

Sayori adalah sosok gadis berambut pendek periang yang sangat menghargai kebahagiaan.

 

Natsuki memiliki karakteristik gadis imut yang cukup tsundere (malu-malu kucing).

 

Yuri adalah karakter pendiam yang sangat kutu buku dan penuh misteri.

 

Terakhir, ada Monika, sang ketua klub sastra.

 

Penasaran seperti apa tampilan game ini? Lihat video trailernya di sini:

Jika dilihat sekilas, dengan desain karakter moe dan kesan warna-warni dengan cerita kehidupan sekolah, game visual novel ini memang tidak ada bedanya dengan game lainnya. Tetapi game ini menjadi pembicaraan warganet bukan karena karakter moe dan kesan warna-warni yang generik, melainkan karena beberapa unsur mengerikan yang tersembunyi di game ini yang perlahan terkuak seiring dengan jalannya cerita.

Kesan warna-warni di awal seketika berubah menjadi sesuatu yang kelam, mengerikan, dan bahkan cukup mengganggu bagi kamu yang tidak kuat melihatnya. Bahkan dalam situs resminya sendiri, pengembang game ini terus memberikan peringatan bahwa game ini tidak ditujukan untuk anak-anak atau orang yang tidak nyaman menerima konten yang mengerikan. Dalam peringatan tersebut pihak pengembang bahkan menyebut game ini sebagai game horror yang sebaiknya tidak dimainkan oleh para pemain yang mengalami depresi, suka melukai diri sendiri dan memiliki kecenderungan untuk melakukan bunuh diri. Woah sepertinya terdengar cukup mengerikan ya? Seberapa mengerikannya kah game ini?

Dalam game novel visual biasanya memiliki rute cerita bercabang yang bisa membawa pemain untuk menemukan good ending, ataupun bad ending sesuai rute karakter yang dipilih oleh pemain untuk didekati. Pada awalnya game ini menghadirkan cerita yang biasa-biasa saja, namun seiring jalannya permainan pemain akan dituntut lebih berhati-hati dalam membuat pilihan jika tidak ingin menemui bad ending. Salah langkah dalam game ini bahkan bisa menyebabkan karakter perempuan yang diincar oleh pemain berakhir bunuh diri dengan cara yang cukup mengerikan!

Bad ending bukanlah akhir dari kengerian yang ada di game ini. Selain dari segi penceritaan dan nuansa yang berubah drastis, kengerian game ini juga ada dari sistem game ini sendiri. Jika pemain telah menemukan satu bad ending, maka gambar karakter yang mendapat bad ending tersebut ditampilkan rusak seolah-olah mengalami glitch. Tidak hanya gambar karakter, teks dalam game ini juga mengalami glitch dan menampilkan teks-teks aneh, lengkap dengan musik latar yang tidak kalah aneh dan mengerikan.

Kengerian tersembunyi dari sistem game ini juga terdapat di data para karakter yang ada di direktori data game ini. Para warganet berhasil membongkar berbagai data karakter yang ada di game ini dan menemukan pesan rahasia yang mengejutkan. Seperti data file karakter Sayori yang mengarah ke data rekam medis dari proyek bernama Libitina Project. Setelah ditelusuri Libitina Project ini sendiri bertujuan memberikan dukungan melalui terapi dan konseling yang ditujukan kepada orang tua yang mengalami trauma setelah anaknya meninggal. Data file dari karakter Natsuki memiliki pesan rahasia yang menampilkan gambar perempuan yang cukup aneh. Data file dari karakter Yuri mengarah ke sebuah cerita horror mengenai pembunuhan misterius. Sedangkan data dari karakter Monika mengarah ke gambar aneh yang ternyata mengandung pesan berupa puisi yang juga tidak kalah aneh.

Keanehan lain dari sistem game ini adalah kemampuan game ini yang bisa membaca isi PC pemain dan membuat game ini terlihat tidak biasa. Meski tidak membaca seluruh isi data, namun salah satu karakter dari game ini, yakni Monika bisa mengetahui user name PC yang digunakan oleh pemain untuk memainkan game ini. Meskipun para warganet mengetahui bahwa hal ini hanya terjadi di perangkat berbasis Windows dan Mac saja karena game ini tidak bisa membaca data jika dimainkan di perangkat berbasis Linux.

Ya, Monika adalah titik utama dari sisi gelap yang ada dalam game ini. Pada awalnya karakter Monika ini ditampilkan sebagai karakter sampingan biasa saja yang tidak memiliki karakteristik unik, dan bahkan ia tidak memiliki rutenya sendiri yang bisa dipilih oleh pemain. Karena itulah Monika pun memiliki inisiatif untuk menjadi karakter sentral dan membuat rutenya sendiri dengan cara “menghabisi” karakter lain (ya, Monika bisa menghabisi karakter lain dengan menghapus data save file dan karakter tersebut di PC pemain!) melalui bad ending dan glitch yang ada di game ini.

Salah satu glitch yang muncul dari rasa iri Monika ini adalah saat pemain harus memilih rute karakter yang ingin dijalani, pemain tidak bisa memilih karakter lain selain Monika dan semua pilihan akan menjurus kepada karakter ini. Tidak berhenti di situ saja, Monika juga bisa merusak seisi game dengan pesan yang mengarahkan pemain untuk memperhatikan dirinya, memenuhi game dengan pesan glitch bertuliskan Monika.

Jika pemain merasa sifat posesif dari Monika ini cukup mengganggu, pemain bisa saja melakukan tindakan balasan dengan cara menghapus data Monika dalam game ini. Tetapi jika pemain melakukan hal tersebut dan menjalankan game tanpa adanya data Monika, maka muncul pesan dari Monika yang geram kepada pemain yang telah berani menghapus dirinya.

Berani mencoba memainkan game ini? Game ini bisa kamu mainkan secara gratis melalui Steam atau download langsung dari situs resminya. Jika kamu memiliki tabungan lebih kamu bisa meluangkan uang sebanyak Rp90.000 untuk membeli Fan Pack game ini yang berisi bonus HD Wallpaper, Concept Art Booklet dan Soundtrack dari game ini.

Menurut kamu apakah game ini cukup mengerikan dengan berbagai gimmick yang meta dan break the fourth wall lengkap dengan berbagai pesan rahasia yang penuh misteri? Yuk diskusikan bersama di kolom komentar di bawah ini dan ingat selalu untuk j̴̥̙̒ą̴͚̌̅n̸̳̓g̸̠͂͝a̵̭͝n̴̻͆̚ ̶̨̥̏͝l̷͎̺̒́u̴̢͉͛̋p̴̼͗̾ä̸̖̖ḱ̶̦͓à̸͈̐n̵̹̔ ̸̲͂͂M̶̧̄̔ò̴̯ń̴̢̝͘ȉ̸̤̰ḱ̶͈̋ͅa̸̫̖̿ ̶̳̊͠y̶̪̅a̷̖̼͐.

  • Dani 3_last

    cara selamatkan sayori gmna ?

  • Alpha Channell

    hmmm… kayaknya menarik, coba mainin deh !!!!







Popcon Asia

Popcon Asia is the premier pop culture event by Popcon Inc, dedicated to creating awareness of, and appreciation for creative and popular art forms.


Copyright 2017 © Popcon Asia